Selasa, 01 Agustus 2017

Jaringan saraf


Sel saraf mempunyai beberapa fungsi berikut.
1.      Merespon perubahan lingkungan (iritabilitas).
2.      Membawa impuls-impuls saraf (pesan) ke pusat saraf maupun sebaliknya (konduktivitas).
3.      Bereaksi aktif terhadap rangsang yang datang berupa gerakan pindah atau menghindar.
·         Jaringan penyokong
adalah jaringan yang terdiri dari jaringan tulang rawan dan jaringan tulang yang berfungsi untuk memberi bentuk tubuh,melindungi tubuh,dan menguatkan bentuk tubuh.
Jaringan penyokong atau penguat disebut juga stereon.
Jaringan ini berfungsi untuk menguatkan tubuh tanaman.

Jaringan penyokong terbagi menjadi :

1.         Kolenkim mempunyai ciri :
o     penguat organ tua dan muda terutama pada tanaman lunak
o     tersusun atas sel hidup dengan protoplasma aktif
o     sifatnya plastis yaitu dapat dipanjangkan tapi tidak bisa dikembalikan/dipendekkan
o     selnya bisa mengandung kloroplas atau disebut juga klorenkim
o     bentuk memanjang dengan penebalan tidak merata
o    pada tumbuhan monokotil tidak berbentuk.

2.      Sklerenkim mempunyai ciri sebagai penguat atau pelindung, yang selnya mengalami penebalan sekunder dengan zat kayu (lignin). Skelerenkim punya dua bentuk yaitu serabut atau serat dan sklereid atau sel batu.
1.      Serabut atau Serat cirinya :
§  selnya panjang
§  terdapat pada berbagai bagian tanaman
§  letaknya pada bagian floem dan xilem untuk tanaman dikotil serta pada bagian daun untuk tanaman monokotil
2.      Sklereid atau Sel Batu cirinya :
§  selnya pendek
§  berasal dari parenkim yang dindingnya menebal dan punya noktah
§  bentuknya ada yang membulat,batang,bintang dan panjang
§  dapat diamati dengan zat warna anilin sulfat.
                         
·         Jaringan Limfe/Getah Bening
          Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah,komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa,garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit.Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringanlimfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistempembuluh darah.

Jaringan Tulang Rawan (Kartilago)

 Jaringan Tulang Rawan (Kartilago)
          Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim, pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondriumyang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan.Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh.Ada 3 macam jaringan tulang rawan :
a.    Kartilago hialin
Matriksnya bening kebiruan. Terdapat pada permukaan tulang sendi, cincin tulangrawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok, ujung tulang rusukyang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang.Kartilago hialin merupakan bagian terbesar darikerangka embrio juga membantu pergerakanpersendian, menguatkan saluran pernafasan,memberi kemungkinan pertumbuhan memanjangtulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusukbergerak saat bernafas.
Gambar Kartilago hialin (dari embrio babi)
b. Kartilago fibrosa 
 Matriksnya berwarna gelap dan keruh. Jaringan initerdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentupada tulang, persendian tulang pinggang, padacalmam antar ruas tulang belakang dan padapertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan.Fungsi utama untuk memberikan proteksi danpenyokong.
          Gambar Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia)
c. Kartilago elastik 
 Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Jaringan ini terdapat pada dawntelinga, epiglottis, pembuluh eustakius dan laring.
·         Jaringan Tulang
          Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalammatriks, matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garammineral terutama garam kalsium (kapur). Tulangmerupakan komponen utama darikerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dantempat melekatnya otot kerangka.Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam :
a.Tulang keras, bila matriks tulang rapat dan padat.Contoh : tulang pipa. 
b.Tulang spons, bila matriksnya berongga.Contoh : tulang pendek.
           
·         Jaringan Darah
          Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus, karena berupa cairan.Bagian-bagian dari jaringan darah adalah :
a.Sel darah
 Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkutoksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-bendaasing yang masuk ke dalam tubuh.
b.Keping-keping darah (trombosit
Berfungsi dalam proses pembekuan darah. 
c.Plasma darah
          Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon,zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

Jaringan Tumbuhan


Jaringan tumbuhan relatif lebih homogen daripada jaringan hewan. Tumbuhan tidak memiliki kemampuan lokomosi (berpindah)/bergerak secara aktif sebagaimana hewan. Meskipun demikian, banyak sel-sel baru terbentuk untuk berbagai jaringan sebagai kompensasi banyaknya sel-sel yang mati, yang menjadi pasif karena berperan sebagai sel-sel penyimpan cadangan energi (misalnya pada buah atauumbi) atau metabolit sekunder, dan untuk mengisi jaringan baru karena tumbuhan selalu bertambah massanya, khususnya bagi tumbuhan tahunan. Jaringan yang aktif memperbanyak diri dan tidak memiliki fungsi khusus disebut jaringan meristematik, sementara jaringan yang telah mantap dengan fungsinya disebut jaringan tetap/permanen.

·         Jaringan meristematik
Jaringan meristematik terdiri dari sel-sel meristem, suatu analog dari sel-sel punca (stem cells) hewan. Jaringan ini dapat ditemukan pada titik-titik tumbuh di ujung batang dan akar (disebut meristem pucuk/ujung/apikal), di bawah kulit kayu(sebagai kambium gabus maupun kambium pembuluh, disebut meristem tepi/lateral), dan di tepi ruas atau buku, serta pada pangkal tangkai daun (meristem antara/interkalar). Jaringan ini, terutama meristem ujung, mudah diinduksi untuk diperbanyak secara in vitro. Dalam jargon kultur jaringan, sel-sel ini dikatakan bersifat embrionik ("dapat membentuk embrio"). Jaringan meristematik juga terbentuk apabila ada bagian tumbuhan yang terbuka, misalnya karena terluka. Mobilisasi beberapa fitohormon, biasanya auksin dan sitokinin, akan memicu terbentuknya sel-sel meristem yang membentuk semacam jaringan tidak terdiferensiasi yang disebut kalus.

Jaringan Meristem

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah.Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam, yaitu :
1. Jaringan Meristem Primer
Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhanembrio.Contoh: ujung batang, ujung akar.Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal.Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambangpanjang.Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer.
2. Jaringan Meristem Sekunder
Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringandewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristemsekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatanjaringan meristem menimbulkanpertambahan besar tubuh tumbuhan.
·         Jaringan Dewasa
Jaringan dewasa dikategorikan menjadi tiga kelompok utama: epidermis(jaringan pelindung, terdiri dari sel-sel yang menyusun lapisan luar daun dan bagian-bagian tumbuhan yang masih muda), jaringan pengangkut (menyusunxilem dan floem), dan jaringan dasar (mencakup parenkim, klorenkim, kolenkim, dan sklerenkim).
Epidermis melindungi bagian dalam organ sehingga tidak bersentuhan langsung dengan pengaruh keadaan di luar organ. Epidermis dapat dilindungi oleh lapisan tipis di bagian luar yang dikenal sebagai kutikula. Dapat juga ditemukan lapisan malam (wax). Sel-sel epidermis biasanya berbentuk segi empat apabila dilihat dari samping, berjajar homogen. Namun demikian, epidermis dapat mengalami perubahan menjadi sel-sel penutup atau sel penjagastomata beserta beberapa sel tetangga, trikoma (miang atau rambut daun/batang), duri, serta rambut kelenjar.
Jaringan pengangkut dimiliki oleh tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta).Gymnospermae memiliki jaringan trakeida, serabut trakeida, dan parenkim kayu sebagai penyusun xilem. Angiospermae memiliki tambahan jaringan trakea selain jaringan yang dimiliki Gymnospermae. Floem (pembuluh tapis) tersusun dari jaringan buluh tapis dan sel-sel pengiring.
Jaringan dasar menyusun sebagian besar tubuh tumbuhan (biomassa). Kelompok jaringan ini memiliki banyak fungsi tergantung tempat ia berada. Seringkali ia mengisi bagian terbesar dari suatu organ, menyusun daging buah, kulit batang, isi umbi atau rimpang yang menyimpan pati atau metabolit sekunder tertentu (seperti alkaloid dan terpenoid). Jaringan ini juga dapat mengalami kematian dengan mengosongkan isi sel-selnya untuk membentuk struktur berongga (aerenkim) seperti ruang dalam gelembung pada tangkai daun eceng gondok atau rongga dalam buluh bambu.

Macam-macam jaringan dewasa

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah.Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam :
1. Jaringan Epidermis
Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalamipertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringanepidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelahdalamnya.
2. Jaringan Parenkim
Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang,kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkimbermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim,yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim.Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim.
3. Jaringan Penguat/Penyokong
Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiridari kolenkim dan sklerenkim. 
a. Kolenkim
Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosamerupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhanyang lunak.
b. Sklerenkim
Selain mengandung selulosa dinding sel, jaringan sklerenkim mengandung senyawalignin, sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Sklerenkim terdiri dari duamacam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Batok kelapa adalah contohyang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid.
4. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan olehtumbuhan. Ada 2 macam jaringan; yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu.Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar keseluruh bagian tubuh tumbuhan. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid.Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
5. Jaringan Gabus
Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilanganbanyak air, mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Pada Dikotil, jaringangabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen, pembentukan jaringan gabus kearah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm, ke arah luar berupa sel-selmati yang disebut felem.

STRUKTUR & ORGANEL SEL HEWAN & TUMBUHAN

STRUKTUR & ORGANEL SEL HEWAN & TUMBUHAN Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Dari kupu-kupu h...